Jumat, 07 Mei 2010

Puisi Perpisahan (2)

Puisi ini hasil kolaborasi saya dan Ibu Kepala Seksi Bimbingan Konsultasi yang sekarang sudah menjadi Kepala Kantor di Palembang, Ibu Nia, Puisi ini kami persembahakan untuk Bapak Kepala Bidang Kami yang ketika itu akan memasuki masa purna tugas Bpk. Setia Darma Kanani....

Ayahanda,
Disaat kami tengah mencari
Makna Kearifan, sosok ketauladanan, serta
Segala Wujud kebaikan dan keikhlasan
Pada kebersahajaanmu kami menemukan,
Kebersahajaan yang apa adanya
Yang mengantarkan alam sadar kami akan suatu rasa….
hormat dan kasih dalam balutan keanggunan cinta

Ayahanda,
Memang, waktu bukanlah milik kita, tak seorangpun yang mampu menahan masanya
Keinginan kami tak seiring dengan batas kebersamaan kita yang mesti usai
Pertemuan dan Perpisahan kan datang silih berganti
menjadi kepingan hidup tak terlupakan
hingga mengendap menjadi sebuah kenangan
kenangan akan sebuah kebersamaan yang penuh keakraban
Kini Perpisahan menyapa
walau jiwa masih ingin terus bersama
namun apalah daya, jalan hiduplah yang memaksa

Ayahanda,
Bibir kami terkatup rapat, lidah kelu tertahan
enggan berucap kata perpisahan
karena hanya mengundang kepiluan
dan mengumbar getir sedih semata
Tapi tiang keyakinan kami kokoh berdiri menopang asa
bahwa tali silaturahim akan tetap erat mengikat hati kita

Ayahanda,
Salah dan khilaf tiada lepas dari sebuah pergaulan
karena kita hanyalah seorang insan
tiada lagi yang kami harapkan
selain maafmu yang penuh ketulusan
Doa kami semoga Alloh membimbingmu melanjutkan perjalanan
dan selalu dalam limpahan rahmat serta keberkahan
Aamiin….

26 komentar:

  1. Pak, minta izin membacakan puisi karya Bapak ini ya,.. di acara pisah sambut Kepala Kantor kami.

    BalasHapus
  2. mohon izin bacakan puisi ini yaaa di pisbut dir kami, terimakasih :)

    BalasHapus
  3. silahkan...semoga bisa menjadi puisi yg mempererat silaturahim anda2 dengan atasan anda sekalian....

    BalasHapus
  4. mohon izin ya pak, membacakan puisi bapak.. terimakasih :)

    BalasHapus
  5. mhn ijin kami baca puisi bapak ya....

    BalasHapus
  6. puisinya bikin nangis.. :')

    BalasHapus
  7. silahkan bu euis dhenok dan bu lita

    nagisnya jangan lama-lama ya ai Kuroichy

    :D

    BalasHapus
  8. Mohon ijin untuk dibacakan untuk perpisahan Kepala Divisi kami ya Pak....

    BalasHapus
  9. Mohon ijin juga ya pak... trimakasih

    BalasHapus
  10. Puisinya menyentuh hati, mohon ijin ya pak kami bacakan di acara perpisahan senior kami.tks

    BalasHapus
  11. Mohon ijin saya sadur dan saya sesuaikan dibeberapa sisi...

    BalasHapus
  12. Mohon ijin pa...... saya akan bacakan puisi pd acara perpisahan pimpinan kami...

    BalasHapus
  13. bapak, mohon ijin saya membacakan puisi diatas di acara perpisahan bapak KS kami

    BalasHapus
  14. Mohon ijin saya bacakan di acara pisah sambut kapus kami ya pak

    BalasHapus
  15. Mohon ijin saya bacakan di acara pisah sambut kapus kami ya pak

    BalasHapus
  16. Mohon ijin saya bacakan di acara pisah sambut kapus kami ya pak

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. selamat pagi
    mohon ijin Bapak
    puisi ini akan saya bacakan untuk acara perpisahan pimpinan kami, terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  19. Mohon ijin Bapak, kami ijin bacakan puisi ini untuk perpisahan kapus kami🙏

    BalasHapus
  20. Mohon izin dibacakan puisinya diacara perpindahan atasan. Terima Kasih banyak

    BalasHapus
  21. Sedih banget puisinya...
    Mohon ijin bapak puisi ini akan kami bacakan pada saat perpisahan ketua kami...

    BalasHapus
  22. Sedih banget puisinya...
    Mohon ijin bapak puisi ini akan kami bacakan pada saat perpisahan ketua kami...

    BalasHapus
  23. Mohon ijin kami siswa kami bacakan di pisah dambus kepsKe kami..

    BalasHapus
  24. mohon izin ya pak membacakan puisinya..di acara perpisahan di instansi kami..puisinya bagus

    BalasHapus